gravel indonesia logo
playstore
apple
playstore
apple

Tips Perbaikan Atap Bocor: Kamu Bisa Betulin Sendiri!

Fri Jun 07 2024

Tips Perbaikan Atap Bocor: Kamu Bisa Betulin Sendiri!

Fri Jun 07 2024


banner-maintenance copy.png

Meski atap rumah sudah dipasang dengan benar tak jarang ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kebocoran atau kerusakan seperti karena adanya hujan deras pada saat musim hujan tiba. Jika tidak ditangani dengan tepat kebocoran akan mengganggu kenyamanan orang rumah. Sebelum melakukan perbaikan atap bocor, ada baiknya kita juga mengetahui apa-apa saja penyebabnya, sehingga perbaikan atap bocor yang dilakukan nantinya dapat dilakukan dengan maksimal. 

ilustrasi-perbaikan-atap-bocor-gravel

(Sumber: Shutterstock)

Baca juga: Daftar Jenis Genteng Populer 2023

Penyebab Atap Rumah Bocor

Kecenderungan atap yang memiliki kemiringan terlalu rendah seringkali menjadi penyebab umum bocornya atap, terutama ketika hujan lebat yang membawa banyak air. Dalam kondisi tersebut, air dapat tetap berada di atas atap, mengakibatkan genangan dan potensi kebocoran. Untuk menghindari masalah ini, disarankan untuk memiliki kemiringan atap yang optimal, yaitu sekitar 30-40 derajat, sehingga air hujan dapat mengalir dengan lancar ke arah bawah dan mengurangi risiko kebocoran.

Baca juga: Cek disini kisaran harga jual genteng 2024

Bagaimana Cara Menemukan Titik Kebocoran pada Atap?

banner-pesan-tukang copy.png

Berikut adalah beberapa cara untuk menemukan titik kebocoran pada atap:

  • Periksa secara visual area di sekitar area yang bocor untuk melihat adanya tanda-tanda air atau kerusakan.
  • Gunakan selang air atau semprotan air untuk menguji area yang dicurigai dengan menyemprotkan air secara bertahap dan melihat di mana air masuk.
  • Periksa daerah atap yang rusak, seperti daun atau cabang yang menonjol, serta kawat, cerobong asap, atau ventilasi yang mungkin menjadi sumber kebocoran.

Baca juga: Teritisan Atap: Apa Kelebihannya?

  • Periksa secara hati-hati area sekitar baut, genteng, atau sambungan atap lainnya yang mungkin longgar atau rusak.
  • Jika sulit menemukan titik kebocoran, pertimbangkan untuk memanggil profesional atap yang dapat melakukan inspeksi mendalam menggunakan alat khusus seperti kamera termal atau tes air tekan.

Baca Juga: Aluminium Foil Atap: Teknologi Canggih untuk Menghadapi Cuaca Ekstrem

Cara Perbaikan Atap Bocor 

  • Membersihkan Kotoran/Sampah 

Debu, sampah daun & ranting dari pohon di sekitar atap, serta berbagai kotoran lainnya dapat menyumbat saluran air dan menyebabkan kebocoran. Anda dapat melakukan langkah ini sebagai langkah awal, setelah dibersihkan cek kembali apakah ada kerusakan atap, dan kualitas waterproofing yang mungkin sudah berkurang. 

ilustrasi-perbaikan-atap-bocor-gravel

(Sumber: Rumah.com)

Baca juga: Kelebihan Penggunaan Atap Transparan Solartuff

Web Banner_Gravel Borongan.png

  • Beri Lapisan Waterproofing 

Jika pembersihan dan pengecekan sudah dilakukan dan ternyata rumah masih mengalami kebocoran. Langkah penanganan perbaikan atap bocor yang dapat Anda lakukan adalah memberi lapisan anti bocor atau waterproofing pada area-area yang yang mengalami keretakan atau kebocoran. Gunakan cairan pelapis anti bocor yang cocok dengan jenis atap rumah Anda dan terbukti memiliki tingkat resistance tinggi

ilustrasi-perbaikan-atap-bocor-gravel

(Sumber: Shutterstock)

Baca juga: Ini Dia Cara Pemasangan Atap Sirap

  • Perbaiki Keretakan dengan Sealant 

Selain dengan melakukan waterproofing, Anda dapat mencoba langkah perbaikan dengan sealant pada atap yang mengalami keretakan. Aplikasikan sealant pada atap yang mengalami keretakan, pastikan merekat sempurna. Ulangi langkah tersebut jika diperlukan. 

Baca juga: Sedang Memperbaiki Atap? Ini Dia Ukuran Genteng Beton yang Populer untuk Renovasi Atap

  • Memasang Roof Flashing 

Roof flashing adalah lembaran metal yang dipasang di ceruk atap atau pada sudut pertemuan bidang atap. Roof flashing ini gunanya untuk mengalirkan air hujan ke talang atau ke arah pembuangan, sehingga air tidak menggenang atau masuk ke bawah genteng, yang bisa mengakibatkan rembes.

Baca juga: Cara Memasang Atap Bitumen

  • Mengganti dengan Atap Baru

Salah satu jalan terbaik yang dapat ditempuh jika berbagai usaha   perbaikan sudah dilakukan tapi kebocoran tetap terjadi. Mungkin sudah saatnya penggantian atap baru di rumah Anda. 

Jenis Genteng tahan Bocor

Dalam beragam pilihan material genteng, berikut adalah jenis genteng yang dikenal tahan bocor dan mendapat popularitas yang tinggi.

  1. Genteng Tanah Liat: Genteng ini memiliki popularitas yang besar di Indonesia.
  2. Genteng Metal: Material logam digunakan untuk genteng ini.
  3. Genteng Keramik: Bahan keramik juga tergolong tahan bocor.
  4. Genteng Aspal: Jenis genteng ini juga dikenal memiliki daya tahan terhadap kebocoran

Baca juga: Bagaimana Kemiringan Atap yang Benar? Cek Disini!

Nah, itu dia tips yang bisa Anda lakukan untuk perbaikan atap bocor. Untuk meminimalisir terjadinya kebocoran terutama saat musim hujan. Jangan lupa lakukan pengecekan rutin terlebih di area-area yang rawan terjadinya kebocoran, seperti di saluran dan pipa air rumah.

Baca juga: Begini Cara Pasang Nok Genteng Metal Pasir

Lakukan pengecekan bersama ahlinya atau pihak yang menawarkan jasa tukan perbaikan atap bocor sehingga perbaikan dapat dilakukan dengan tepat. Untuk hasil perbaikan maksimal dan mencegah terjadinya kebocoran di kemudian hari kamu bisa serahkan pada tukang ahli dari Gravel untuk perbaikan atap. Perbaikan rumah makin mudah, orang rumah makin betah!


Kamu Mungkin Suka

image

Perumahan Gresik Kota Baru: Hunian Modern dengan Banyak Keunggulan

Jumat, 31 Mei 2024

image

Pelajari Gravel Protect Terbaru, Bikin Kerja Aman & Hati Tenang!

Sabtu, 1 Juni 2024

image

Pembangunan Spring Valley Sentul city oleh Gravel

Rabu, 29 Mei 2024

Lihat Semua

Layanan Konsumen

WhatsApp: +62 851 7959 5026
Telepon: (021) 50265050

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI

WhatsApp Ditjen PKTN: +62 853 1111 1010

Perusahaan

KarirBlog

Media Sosial

instagram graveltwitter gravelyoutube gravellinkedin gravel

© 2024 PT Gravel Teknologi Indonesia

Hubungi Gravel