gravel indonesia logo
playstore
apple
playstore
apple

Plafon Rumah 2024: Tren Terkini dan Pilihan Terbaik untuk Hunian Anda

Tue May 28 2024

Plafon Rumah 2024: Tren Terkini dan Pilihan Terbaik untuk Hunian Anda

Tue May 28 2024


banner-maintenance copy.png

Plafon atau langit-langit rumah menjadi daya tarik dan salah satu hal yang perlu diperhatikan saat ingin membangun atau merenovasi rumah. Jenis plafon rumah yang dipilih akan berpengaruh terhadap suasana dan kenyamanan yang terbangun di rumah Anda. Banyak jenis plafon rumah yang dapat Anda pilih dan sesuaikan dengan gaya desain rumah Anda. Yuk, kenali jenis-jenis plafon yang bisa Anda pilih untuk dapatkan hasil terbaik untuk hunian Anda.

Baca juga: Cek disini kisaran harga jual plafon dan partisi 2024

Website-Banner_Gravel-Material_Campaign_1140x380_2.png

Baca juga: Inspirasi Kanopi Gantung Terkini 2024!

Apa Saja Jenis Plafon Rumah?

  • Plafon GRC 

Plafon GRC (Glass fiber Reinforced Concrete) bisa jadi jawaban jika Anda butuh langit-langit yang tahan air dan kelembaban, cocok dipasang di kamar mandi atau dapur. Plafon GRC merupakan plafon dengan bahan dasar mirip beton tapi lebih ringan. Plafon GRC terbuat dari pasir halus, semen, polimer akrilik, air, agregat serta kaca serat tahan alkali. Kelebihan dari Plafon GRC selain tahan air adalah mudah dibentuk sesuai kebutuhan karena sifatnya yang lentur dan mudah perawatannya. Hal yang menjadi kekurangan plafon GRC yaitu harus dikalkulasi dengan teliti dan tepat, salah-salah akan mudah bobrok atau pecah. Harganya yang relatif lebih mahal juga perlu diperhitungkan. 

Baca juga: GRC Board, Apa itu dan karakteristiknya?

Plafon GRC.jpeg

(Sumber: Harga Depo)

Baca juga: Apa itu Turbin Ventilator dan apa fungsinya?

  • Plafon PVC 

Plafon PVC menjadi salah satu jenis plafon rumah yang banyak diminati yang terbuat dari bahan Polyvinyl Chloride. Kelebihan dari plafon PVC adalah hasil dengan kesan elegan, lebih tahan lama, dan anti bocor karena terbuat dari material PVC. Macam plafon ini juga mudah dibersihkan dan dirawat, secara desain pun mudah disesuaikan dengan berbagai gaya desain rumah. Hanya saja untuk kekurangannya, plafon PVC harus dipasang hati-hati agar pas dengan bentuk ruangan dan tidak menimbulkan kesan kurang menarik. Macam plafon ini tidak disarankan untuk dipasang di kamar, terutama kamar anak karena mengeluarkan zat klorin dalam jangka waktu lama. Meski hal tersebut masih menjadi pro dan kontra.

Plafon_PVC

(Sumber: Pinterest Luckpvc)

  • Plafon Akustik 

Fungsi utama plafon akustik adalah untuk meredam suara. Jenis plafon ini biasanya dipilih untuk untuk gedung maupun ruangan di dalam rumah yang membutuhkan ketenangan dan terhindar dari kebisingan. Material utama plafon akustik adalah rockwool yang berfungsi untuk meredam suara. Meski beratnya ringan jika dibandingkan macam macam plafon lain, plafon akustik ini relatif anti jebol. Kesan mewah menjadikan plafon akustik digemari dan banyak ditemukan di studio musik, hotel, dan ruangan rapat. 

Pinterest_archdaily.jpeg

(Sumber: Pinterest Archdaily) 

  • Plafon Eternit

Plafon rumah eternit bisa menjadi alternatif menarik bagi desain interior rumah Anda. Plafon ini menggabungkan bahan dasar semen dengan kain perca, yang tidak hanya memberikan tampilan estetik, tetapi juga memiliki keunggulan tambahan. Seperti, harganya yang terjangkau, plafon eternit juga memiliki ketahanan terhadap api dan daya tahan terhadap air, menjadikannya pilihan yang ideal untuk ruangan yang mungkin terkena kelembaban. Namun, perlu diperhatikan bahwa pemasangan plafon eternit memerlukan kehati-hatian ekstra karena bahan ini cenderung rapuh dan mudah retak.
 

jenis plafon rumah

(Sumber: Pinterest Vitali)

Baca Juga: Apa itu Drop Ceiling dan Fungsinya?

  • Plafon Gypsum 

Plafon gypsum sering disalah artikan sebagai plafon GRC, begitu pun sebaliknya. Padahal keduanya berasal dari bahan berbeda. Plafon gypsum terbuat dari material kapur. Kelebihannya terletak pada harga yang lebih murah dibandingkan GRC, sifat tahan api, dan kemudahan dalam pemasangan. Di balik kelebihannya plafon gypsum juga punya kekurangan seperti, lebih mudah rusak, terlihat buram, dan berjamur. Jika Anda mau memilih plafon gypsum yang tahan air harus siap dengan budget lebih besar. 

Baca Juga: Keuntungan Menggunakan Panel Gypsum

Plafon Gypsum

(Sumber: Pinterest Akkas)

Baca Juga: Cek jenis jenis genteng disini !

  • Plafon Kayu atau Plafon Triplek

Plafon kayu atau lambersering bisa menjadi pilihan terbaik jika Anda ingin memberikan kesan natural pada hunian Anda. Beberapa jenis kayu yang digunakan jadi plafon di antaranya: kayu jati, kayu ulin, kayu kumea, kayu momala dan lain-lain.  Anda dapat menggunakan plafon kayu tanpa khawatir kesulitan  menyesuaikan gaya desain rumah Anda, karena plafon kayu cocok di pasang di berbagai jenis ruangan. Baik ruang tamu, kamar tidur, dan ruang keluarga. Kekurangan dari plafon kayu adalah harga yang relatif mahal, pengerjaan yang cukup lama, dan rawan berjamur. 

Baca Juga: Rekomendasi Terpopuler Pintu Kayu Jati yang Elegan

Plafon Kayu

(Sumber: Pinterest hunterdouglasarchitectural)

Kalau butuh yang lebih murah dapat memilih plafon triplek, bahannya sama-sama dari kayu bedanya triplek terbuat dari kayu lapis. Plafon triplek mudah ditemukan dan mudah dipasang karena beratnya yang ringan. Plafon triplek dijual dalam bentuk lapisan-lapisan kayu triplek dengan berbagai ukuran dan ketebalan. Perlu diperhatikan plafon triplek yang sudah tua akan mudah keropos terutama jika sering terekspos air dan tidak tahan api, sehingga perlu dipertimbangkan penempatannya agar tidak dekat dengan sumber api.

Plafon Triplek

(Sumber: Oz Urban Gardening)

Baca Juga: Jenis dan Ukurang Genteng Beton

Jenis Plafon Rumah Artistik

Selain jenis-jenis plafon yang telah disebutkan, perkembangan teknologi dan desain interior juga menghadirkan berbagai pilihan plafon artistik yang dapat meningkatkan nilai estetika dan fungsionalitas rumah Anda. Misalnya, plafon akustik yang didesain dengan motif unik dapat meredam suara sekaligus memperindah ruangan.

Plafon artistik ini hadir dalam berbagai bentuk, motif, dan material, memungkinkan Anda untuk mengekspresikan kreativitas dan gaya pribadi dalam desain interior rumah.

Beberapa contoh plafon artistik yang populer antara lain:

  • Plafon dengan Pencahayaan Tersembunyi: Memberikan efek dramatis dan elegan pada ruangan dengan menyembunyikan sumber cahaya di balik plafon
  • Plafon Bermotif 3D: Menciptakan ilusi dimensi dan kedalaman pada langit-langit, memberikan sentuhan modern dan unik pada ruangan
  • Plafon Transparan: Memungkinkan cahaya alami masuk ke dalam ruangan, menciptakan suasana yang lebih terang dan lapang
  • Plafon dengan Elemen Alami: Menggunakan material alami seperti kayu, bambu, atau rotan untuk memberikan kesan hangat dan natural pada ruangan

Panduan Memilih Plafon Rumah yang Ideal

Memilih plafon rumah memang memerlukan perhatian khusus agar sesuai dengan konsep dan kebutuhan hunian Anda. Berikut beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam memilih plafon yang tepat:

  • Warna Plafon: Warna plafon memiliki peran penting dalam menciptakan kesan ruang di dalam rumah. Pilihlah warna yang sesuai dengan konsep dan gaya rumah Anda. Warna netral seperti putih seringkali menjadi pilihan yang aman karena memberikan kesan bersih dan lapang pada interior rumah. Namun, Anda juga dapat mempertimbangkan warna-warna terang seperti hijau muda atau biru muda untuk plafon rumah dengan langit-langit rendah. Untuk rumah dengan langit-langit tinggi, pilihan warna menjadi lebih beragam, asalkan tetap memperhatikan keselarasan dengan warna cat dinding.
  • Bentuk Plafon: Selain warna, bentuk plafon juga memengaruhi tampilan interior rumah. Saat ini, ada banyak variasi bentuk plafon yang tersedia, mulai dari yang polos hingga yang memiliki desain yang lebih kompleks seperti plafon transparan atau bertipe void. Pilihlah bentuk plafon yang sesuai dengan desain interior rumah Anda. Sebagai contoh, rumah dengan desain klasik mungkin lebih cocok dengan plafon berbentuk melengkung, sementara rumah dengan desain modern dapat menggunakan plafon berbentuk ceruk atau baki.
  • Material Plafon: Pastikan material plafon yang Anda pilih memiliki kualitas yang baik dan sesuai dengan kebutuhan rumah Anda. Plafon yang tahan air, tahan api, dan anti rayap akan memberikan perlindungan yang baik terhadap penghuni rumah dari perubahan cuaca dan iklim. Selain itu, pertimbangkan juga material yang mampu mengatur suhu di dalam rumah, sehingga menciptakan suasana yang nyaman.
  • Pencahayaan: Pencahayaan juga merupakan faktor penting yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan plafon rumah. Sesuaikan pencahayaan dengan desain plafon yang Anda pilih untuk menciptakan suasana yang nyaman dan estetis di rumah Anda. Pilihlah lampu yang sesuai dengan desain plafon dan ukuran ruangan, serta optimalkan pencahayaan alami dari jendela atau ventilasi untuk menciptakan tampilan ruangan yang lebih lapang dan terang.

Nah, sekarang udah tahu mau pilih jenis plafon rumah yang mana? Jangan lupa konsultasikan dengan pekerja konstruksi kepercayaan Anda supaya dapat pilihan terbaik. Bingung cari tukang yang ahli dan terampil? Yuk, temukan berbagai jenis tukang untuk kebutuhan bangun atau jasa renovasi rumah di Gravel!


Kamu Mungkin Suka

image

Perumahan Gresik Kota Baru: Hunian Modern dengan Banyak Keunggulan

Jumat, 31 Mei 2024

image

Pelajari Gravel Protect Terbaru, Bikin Kerja Aman & Hati Tenang!

Sabtu, 1 Juni 2024

image

Pembangunan Spring Valley Sentul city oleh Gravel

Rabu, 29 Mei 2024

Lihat Semua

Layanan Konsumen

WhatsApp: +62 851 7959 5026
Telepon: (021) 50265050

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI

WhatsApp Ditjen PKTN: +62 853 1111 1010

Perusahaan

KarirBlog

Media Sosial

instagram graveltwitter gravelyoutube gravellinkedin gravel

© 2024 PT Gravel Teknologi Indonesia

Hubungi Gravel