gravel indonesia logo
playstore
apple
playstore
apple

Desain Rumah Split Level untuk Lahan Terbatas

Thu Oct 19 2023

Desain Rumah Split Level untuk Lahan Terbatas

Thu Oct 19 2023


Rumah split level adalah sebuah konsep desain di mana setiap lantainya saling bergantung satu sama lain. Rumah split level ini juga dikenal sebagai rumah 1,5 lantai, dikarenakan di antara 2 lantai terdapat lantai rumah mezzanine yang juga difungsikan sebagai ruang.

Konsep ini cocok untuk yang memiliki lahan terbatas, namun memiliki fungsi ruang yang banyak dan tidak ingin terlihat sempit. Split level ini juga tepat untuk mengakali kontur lahan yang tidak rata. Dalam artikel ini, Gravel akan membahas sejarah, kelebihan, dan kekurangan dari konsep rumah split  level.

Sejarah Rumah Split Level

Desain rumah split level mulai mencuat dan mendapatkan popularitas pada pertengahan abad ke-20, terutama di wilayah Amerika Utara. Gaya rumah split level menjadi favorit di kalangan masyarakat pinggiran kota yang sedang berkembang, terutama mereka yang memiliki lahan dengan kontur tertentu. Pada masa Perang Dunia Kedua, popularitas rumah split level semakin meningkat, dan sejak itu, desain ini terus menyebar dan menjadi ciri khas arsitektur yang masih relevan hingga saat ini. Desain rumah split level telah membuktikan fleksibilitasnya dalam memenuhi kebutuhan perumahan, serta menjadi simbol dari adaptasi desain rumah terhadap perubahan lingkungan perkotaan. Dengan karakteristik uniknya, rumah split level terus menjadi pilihan yang menarik bagi banyak pemilik rumah yang mencari tampilan dan konsep rumah yang berbeda

 

Baca Juga: Begini Panduan Sukses Membangun Rumah di Lahan Miring

Kelebihan Konsep Rumah Split Level

Sirkulasi Udara yang Baik
Dengan bentuk rumah split level yang berundak-undak dan umumnya mengusung konsep yang terbuka dengan langit-langit yang tinggi, membuat sirkulasi udara di dalam rumah menjadi lancar dan segar. Penggunaan jendela di setiap lantainya juga membuat sinar matahari bisa masuk dengan mudah dan tersebar merata.

Dinamis & Estetik
Penggunaan tangga untuk menghubungkan setiap lantainya membuat rumah jadi terasa lebih dinamis dan tidak terkesan monoton. Selain itu, rumah dengan konsep split level ini secara visual bisa menambah kesan estetik pada rumah.

Kekurangan Rumah Split Level


Konstruksi yang Lebih Rumit
Jika dibandingkan dengan rumah pada umumnya di lahan yang sempit, konsep rumah split level ini memiliki rancangan konstruksi yang lebih rumit. Kenapa lebih rumit? Karena memiliki banyak anak tangga untuk pembagian ruang, dan setiap lantainya saling bergantung satu sama lain, sehingga harus dipersiapkan secara matang.

Kurang Ramah Anak & Orang Lanjut Usia
Sayangnya rumah dengan konsep split level ini kurang cocok diterapkan untuk keluarga yang memiliki anak kecil atau orang yang sudah lanjut usia. Dikarenakan banyaknya undakan-undakan tangga yang bisa membahayakan anak kecil, serta mempersulit orang lanjut usia untuk berpindah tempat dan bergerak.

Setelah tahu kelebihan dan kekurangan rumah split level, silakan tentukan sendiri apakah konsep rumah ini cocok dengan Anda.


 


Kamu Mungkin Suka

image

Kisaran Harga Batu Bata di Babelan 2024

23 Februari 2024

image

Kisaran Harga Batu Bata di Alam Sutera 2024

23 Februari 2024

image

Kisaran Harga Batu Bata di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2024

23 Februari 2024

Lihat Semua

Layanan Konsumen

WhatsApp: +62 851 7959 5026
Telepon: (021) 50265050

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI

WhatsApp Ditjen PKTN: +62 853 1111 1010

Perusahaan

KarirBlog

Media Sosial

instagram graveltwitter gravelyoutube gravellinkedin gravel

© 2024 PT Gravel Teknologi Indonesia

Hubungi Gravel