gravel indonesia logo
playstore
apple
playstore
apple

Panduang Pemasangan Keramik Backsplash Dapur Mudah

Wed Sep 20 2023

Panduang Pemasangan Keramik Backsplash Dapur Mudah

Wed Sep 20 2023


Backsplash dapur adalah permukaan dinding dapur yang dilapisi dengan material anti-cairan. Gunanya untuk melindungi dinding dari cipratan minyak atau air ketika sedang memasak, mencuci piring, atau melakukan aktivitas lain yang berhubungan dengan masak-memasak. 

Material yang biasa dipilih sebagai backsplash adalah keramik, kaca, granit atau marmer. Nah, kali ini Gravel akan membahas khusus pemasangan backsplash dapur menggunakan keramik.

Yang Perlu Diperhatikan Dalam Memasang Backsplash Dapur

  • Perhatikan Letak Stop Kontak dan Keran. Supaya aman dan lebih mudah saat mengerjakan backsplash, matikan listrik dapur, dan lepas penutup stop kontak supaya nantinya pemasangan backsplash bisa rapi.
  • Pasang Keramik Backsplash dari Bawah ke Atas. Untuk mencegah keramik backsplash melorot saat dipasang, setelah diaplikasikan perekat keramik, segera tempel keramik satu per satu mulai dari bawah. Jangan lupa sesuaikan keramik pada bagian yang terpotong lubang stop kontak atau keran supaya rapi.
  • Gunakan Tile Spacer. Supaya jarak antar keramik tetap rapi dan tidak turun saat menunggu perekat kering, pasang tile spacer di antara keramik. Tunggu sampai perekat keramik benar-benar kering sempurna, baru tile spacer bisa dilepas.
  • Aplikasikan Nat Tahan Air. Jangan lupa setelah perekat keramik kering seluruhnya, aplikasikan nat di sela-sela keramik. Sangat disarankan untuk memakai nat yang tahan air, seperti nat epoxy, supaya tidak ada kelembaban yang bisa melewati sela-sela keramik.

Baca juga: Apa itu Epoxy Mortar yang diaplikasikan di Lantai Bangunan?

Perbedaan Jenis Keramik Backsplash yang Digunakan di Dapur

Jangan sampai salah, ya. Keramik lantai sama dinding itu beda, dari segi fungsi, ukuran dan karakteristik. Berikut perbedaan antara keramik lantai dan keramik dinding: 

  • Keramik lantai biasanya lebih tebal dan lebih tahan tekanan, karena bakal menahan beban orang maupun barang di atasnya, sedangkan keramik dinding biasanya lebih tipis supaya gampang ditempel di dinding dan gak membebani dinding.
  • Keramik lantai yang biasa kita temui seringnya berbentuk kotak persegi, ukurannya 30x30 cm, 40x40 cm, 60x60 cm, atau 20x20 cm. Sedangkan keramik dinding bentuk dan ukurannya lebih bervariasi. Ada yang berbentuk persegi panjang, bujur sangkar, kecil-kecil dan juga bentuk geometris lainnya.
  • Keramik lantai biasanya lebih tebal dan lebih tahan tekanan, karena bakal menahan beban orang maupun barang di atasnya. Sedangkan keramik dinding biasanya lebih tipis supaya gampang ditempel di dinding dan gak membebani dinding.
  • Dari tekstur permukaan, keramik lantai punya permukaan yang sedikit lebih kasar supaya tidak licin diinjak. Sedangkan keramik dinding, karena untuk ditempel di backsplash dapur atau tembok kamar mandi, biasanya lebih licin supaya mudah dibersihkan.

Nah, itulah hal-hal dasar dan tips yang perlu kita ketahui sebelum memasang keramik backsplash dapur. Semoga membantu!


Kamu Mungkin Suka

image

Pembangunan dan Spesifikasi Gereja Blenduk Semarang

29 September 2023

image

Pembangunan dan Spesifikasi Gereja Mawar Sharon Surabaya

29 September 2023

image

Pembangunan dan Spesifikasi Gereja Tiberias Kelapa Gading Nias

29 September 2023

Lihat Semua

Layanan Konsumen

WhatsApp: +62 831 1468 0068
Telepon: (021) 50265050

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI

WhatsApp Ditjen PKTN: +62 853 1111 1010

Perusahaan

KarirBlog

Media Sosial

instagram graveltwitter gravelyoutube gravellinkedin gravel

© 2023 PT Gravel Teknologi Indonesia

Hubungi Gravel