gravel indonesia logo
playstore
apple
playstore
apple

Panduan Lengkap Memasang Grounding Listrik di Rumah Anda

Thu Jul 04 2024

Panduan Lengkap Memasang Grounding Listrik di Rumah Anda

Thu Jul 04 2024


banner-maintenance copy.png

Dalam dunia kelistrikan, istilah grounding sering kali muncul sebagai elemen krusial untuk melindungi instalasi listrik dan keselamatan manusia. Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan grounding listrik?

banner-pesan-tukang copy.png

Apa Itu Grounding Listrik?

Grounding listrik adalah suatu sistem yang menghubungkan instalasi listrik pada bangunan ke dalam tanah atau bumi, dengan menggunakan konduktor yang ditanam di tanah. Grounding ini fungsinya untuk menetralkan kelebihan tegangan listrik, seperti pada kebocoran listrik atau sambaran petir, dengan cara mengalirkan arusnya ke tanah. Dengan ini, grounding bisa menyelamatkan instalasi kelistrikan rumah dari kerusakan akibat tegangan berlebih.

Baca juga: Cek disini kisaran harga jual alat kelistrikan 2024

Website-Banner_Gravel-Material_Campaign_1140x380_2.png

Kenapa Grounding Harus Dipasang di Tanah?

Karena tanah memiliki massa yang besar, sehingga mampu untuk menetralkan arus dan tegangan listrik yang tinggi. Dengan menyalurkannya ke tanah, grounding bisa menyelamatkan instalasi kelistrikan rumah dari kerusakan akibat tegangan berlebih!

Gravel-Borongan_Website-Banner-1140x380px_1-3.png

Kenapa Harus Pakai Grounding Listrik?

Grounding listrik ini sebenarnya sederhana, tapi bisa menyelamatkan nyawa. Grounding ini memberi jalur alternatif untuk mengalirkan arus listrik saat terjadi korsleting supaya tidak sepenuhnya mengalir ke tubuh manusia. Grounding juga bisa menstabilkan tegangan listrik yang mengalir ke alat elektronik, mencegah resiko kerusakan alat elektronik saat tegangan naik tiba-tiba. Saat terjadi sambaran petir, grounding akan mengalihkan kelebihan tegangan listrik ke tanah, sehingga tidak merusak alat elektronik dan tidak membahayakan nyawa manusia di dalam bangunan.

Cara Pasang Grounding Listrik di Rumah

  • Pilih area pemasangan grounding. Area pemasangan grounding/arde ini umumnya sengaja ditempatkan dekat dengan dengan kWh meter.
  • Dari kWh meter, pemasangan kabel netral dan ground digabung bersama dengan kabel bertegangan. Kemudian kabel ini nantinya akan dihubungkan pada seluruh jaringan dan stop kontak.
  • Dari stop kontak inilah, nantinya grounding akan tersambung dan terkoneksi dengan berbagai peralatan listrik di rumah seperti kulkas, TV, komputer dan lain sebagainya.
  • Batang-batang arde (groundrod) yang ditanam di tanah materialnya terbuat dari tembaga. Semakin banyak groundrod/arde yang dipasang, maka semakin baik juga bagi instalasi listriknya.

Dikarenakan memiliki ancaman yang serius saat pemasanganya, untuk detail pemasangannya, ada baiknya untuk ditanyakan pada tukang berpengalaman yang sering menangani pemasangan kelistrikan. Untuk memastikan bahwa sistem grounding listrik berfungsi dengan baik, para tukang kelistrikan harus terlebih dahulu mengecek kualitas dan kesesuaian peralatan grounding listrik. Mereka juga harus memastikan bahwa koneksi yang dapat terputus tidak menyebabkan konsumsi arus yang tinggi. Pengecekan rutin juga penting untuk memastikan bahwa sistem grounding listrik tetap efektif.

Berapa Nilai Standar Grounding Listrik Yang Baik?

Bicara berapa nilai standar grouding listrik yang baik, standar grounding listrik di Indonesia mengacu pada SNI (Standar Nasional Indonesia) 03-6572-2001, yang menetapkan bahwa sistem grounding harus mempunyai nilai resistansi maksimum 10 ohm. Hal ini bertujuan untuk memastikan keselamatan pengguna listrik dari risiko kejutan listrik dan korsleting.
 

Apa Yang Terjadi Jika Tidak Ada Grounding Listrik?

Tanpa adanya grounding pada listrik, arus tak diinginkan dapat mengalir melalui peralatan atau individu yang berada dekat sistem listrik, hal ini berpotensi menimbulkan cedera serius atau bahkan kematian yang disebabkan akibat sengatan listrik. Oleh karena itu grounding listrik adalah langkah krusial dalam menjaga keselamatan dalam instalasi listrik. Dengan menghubungkan peralatan ke grounding, Anda menciptakan jalur aman bagi arus listrik berlebih untuk dialirkan, mencegah potensi bahaya kesetrum, dan melindungi peralatan serta penghuni rumah dari risiko serius.


Kamu Mungkin Suka

image

Atap Rumah Limasan: Bisa Punya Ruang Loteng di Rumah

Senin, 15 Juli 2024

image

Rekomendasi 2024 Plafon Anti Air Terbaik untuk Hunian Anda

Senin, 15 Juli 2024

image

Cek 5 Tips Bikin Kamar Tidur Utama Super Mewah & Nyaman

Senin, 15 Juli 2024

Lihat Semua

Layanan Konsumen

WhatsApp: +62 851 7959 5026
Telepon: (021) 50265050

Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kementerian Perdagangan RI

WhatsApp Ditjen PKTN: +62 853 1111 1010

Perusahaan

KarirBlog

Media Sosial

instagram graveltwitter gravelyoutube gravellinkedin gravel

© 2024 PT Gravel Teknologi Indonesia

Hubungi Gravel